
♥Assalamualaikum...proud to be Indonesian♥
أَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Salah satu sifat yang paling tidak menguntungkan dari manusia itu sendiri adalah 'rasa malas' dan 'terlalu banyak alasan'. Yup, saya sangat menyadari itu. Mungkin sebagian orang di luar sana (dan mungkin juga kita) pernah atau bahkan sampai sekarang bersahabat dengan kedua sifat itu.
Saya
menulis note ini hanya ingin share betapa tidak bersyukurnya kita akan
waktu yang telah diberi, atas nikmat kesehatan yang telah didapatkan,
atas segala fasilitas yang bisa kita nikmati kapanpun. Dan nikmat waktu
yang diberi oleh Allah SWT tidak kita beli kan? Lantas apakah rasa malas
dan terlalu banyak alasan itu dibiarkan meyelimuti kehidupan kita? Oh no!
Salah satu contoh kasusnya seperti ini:
Ada seseorang (bisa saja saya. heheh)
yang cukup sibuk kelihatannya, yah karena mengerjakan 2 atau 3 hal
bersamaan. Misal seseorang itu sedang sekolah sambil
bekerja/berorganisasi. Pada suatu waktu, tugas sekolah terabaikan karena
urusan pekerjaan/organisasi begitupun sebaliknya. Mungkin, dengan
alasan yang kurang bisa diterima seperti :
"maaf, saya
tidak bisa mengerjakan tugas sekolah karena saya sibuk bekerja, karena
saya gak punya waktu, karena saya capek, karena saya gak tahu, bla
bla....(Berlaku juga sebaliknya)" (Bilang saja karena malas :p).
Dan
pada akhirnya seseorang itu sangat bergantung kepada seseorang yang
lain demi kelangsungan hidup tugas sekolahnya/pekerjaannya^^. Mungkin
sekali dua kali no problemo, tapi kalau sudah 'kecanduan' bergantung pada orang lainnya sih, *wah keenakan deh jadinya :).
Okay,
manusia memang makhluk sosial yang tidak bisa tanpa manusia yang lain,
tapi tidak berarti kamu harus sangat bergantung dan tak melakukan
apa-apa/turut andil to solve your school problem (aka tugas) kan?
Kenapa? Sibuk? Capek? Gak punya waktu? (*beli dong!, banyak di pasar ^^).
Waktu kamu tersita karena pekerjaan? Aaaah, alasan. Bilang saja malas!
Atau gak ngerti? Gak tahu? Bertanya dong! Yang ditanya pelit ilmu? Kalau
begitu coba tanya ke Om Google! Masih gak ngerti juga?? Nah, terakhir
tanyakan kepada rumput yang bergoyang! Hehehe. (Ingat, gak ada yang gak bisa selama kita mau berusaha ;) )
Gini
yah coba kita hitung deh. Dalam sehari ada 24 jam, waktu bekerja itu
biasanya 9 jam. Masih tersisa 15 jam. Kita kurangi lagi dengan waktu
tidur/istirahat (ibadah, makan, bersosialisasi :D dll) sekitar
9-10 jam. Sisa waktu yang ada sekitar 5 jam, apakah diantara 5 jam yang
tersisa itu kita gak bisa menyisipkan di dalamnya untuk mengerjakan
tugas? Oh no man, jangan bilang lagi karena capek. Masih kurang banyak
apa lagi coba waktu yang dipakai hanya untuk 'beristirahat'?
Mungkin memang benar kita terlalu banyak alasan dan terlalu malas. Mudah-mudahan sebagian orang di luar sana (mungkin juga saya ataupun kamu) yang sering menjadi kan sesuatu sebagai alasan terhadap sesuatu untuk tidak melakukan sesuatu (nah, bingungkan
^^) agar lebih bersyukur dan bekerja keras for the better future in
your life. Semoga ini bisa jadi pelajaran, ataupun tamparan bagi kita (mungkin 'bacokan' kali bagi yang sering kayak gini. Hehehe) to be a good hardworker. Karena telah menentukan pilihan seperti itu, maka bertanggung jawablah dengan pilihan tersebut!!!
Keep Fight, keep calm and be smarter.
Never give up to do all oppurtinity. Dan tetap bersyukur, jangan malas lagi :).
اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ
"Tidak ada orang bodoh di dunia ini, yang ada hanyalah orang yang malas dan terlalu banyak alasan".
Sekian dan terima kasih,
Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. ^^
Kalau Anda Suka Entry Ini Like dan Comment